Masjid Darussalam Pekuncen atau lebih dikenal dengan Masjid Saka Tunggal Darussalam adalah salah satu warisan budaya Islam yang memikat di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Masjid bersejarah ini berdiri kokoh di Dusun Legok, Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen, sebuah lokasi yang menyimpan kisah panjang perjalanan religi masyarakat setempat.
Masjid Saka Tunggal Darussalam menarik perhatian pengunjung bukan hanya karena usianya yang telah melewati lebih dari satu abad—ditandai dari prasasti Jawa Pegon di pintu utamanya yang menunjukkan pendirian sejak awal abad ke-20 (sekitar tahun 1913)—tetapi juga karena struktur arsitekturnya yang unik. Sesuai namanya, bangunan ini hanya ditopang oleh satu saka atau tiang utama di ruang tengahnya, sebuah simbol filosofi tauhid yang mencerminkan keteguhan iman serta makna “berdiri tegak hanya kepada Allah SWT”.
Bangunan yang kini telah ditetapkan sebagai benda cagar budaya ini memiliki arsitektur khas kolonial Jawa dengan atap bertingkat dan ruang serambi berbentuk heptagonal. Upaya pelestarian terus dilakukan oleh masyarakat dan takmir masjid dengan tetap mempertahankan keaslian struktur bangunan sambil melakukan perawatan yang sesuai ketentuan pelestarian cagar budaya.
Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Saka Tunggal Darussalam menjadi magnet wisata religi dan sejarah bagi pelancong yang ingin mengenal lebih dekat jejak Islam di tanah Banyumas. Dari pengunjung lokal hingga wisatawan luar daerah, banyak yang terpesona oleh kesejukan suasana, nilai sejarah, dan keunikan arsitekturnya.
📍 Alamat Lengkap:
Jl. St. Legok, Pekuncen, Kec. Pekuncen, Kab. Banyumas, Jawa Tengah 53164, Indonesia
PENULIS
Naila Faisha Khofifah

