Banyumas – Masjid Kajiwatu yang terletak di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, dikenal sebagai salah satu masjid paling unik di wilayah Banyumasan. Keunikan masjid ini terletak pada tradisi pelaksanaan salat Jumat yang hanya dilakukan satu kali dalam setahun, tepatnya pada bulan Zulhijah.
Masjid Kajiwatu berada di kawasan perbukitan dan dikelilingi alam yang masih asri. Bangunannya sederhana dengan nuansa tradisional Jawa, mencerminkan kesahajaan masyarakat sekitar. Meski jarang digunakan untuk ibadah rutin, masjid ini memiliki nilai sejarah dan spiritual yang kuat bagi warga setempat. Pelaksanaan salat Jumat setahun sekali di Masjid Kajiwatu menjadi tradisi turun-temurun yang masih dijaga hingga kini. Pada waktu tersebut, jamaah dari berbagai daerah datang untuk mengikuti salat sekaligus bersilaturahmi. Tradisi ini menjadi daya tarik tersendiri dan sering mengundang perhatian masyarakat luas.
Menurut tokoh masyarakat setempat, Masjid Kajiwatu dahulu digunakan sebagai tempat ibadah oleh para pendakwah dan masyarakat sekitar yang tinggal terpencar di wilayah perbukitan. Seiring perkembangan zaman dan bertambahnya masjid di desa-desa sekitar, Masjid Kajiwatu tetap dipertahankan sebagai situs religi dan budaya. Keberadaan Masjid Kajiwatu menjadi bukti kekayaan tradisi Islam lokal di Banyumas. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kearifan lokal, kebersamaan, dan sejarah panjang penyebaran Islam di wilayah Banyumasan.
Selain memiliki tradisi salat Jumat setahun sekali, Masjid Kajiwatu juga kerap dijadikan lokasi doa bersama dan ziarah oleh masyarakat sekitar, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang Iduladha. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menjaga hubungan spiritual dan sosial antarwarga.
Pemerintah desa bersama tokoh masyarakat setempat terus berupaya menjaga keberadaan Masjid Kajiwatu sebagai bagian dari warisan budaya dan religi Banyumas. Perawatan bangunan dilakukan secara gotong royong agar masjid tetap terjaga meski tidak digunakan untuk ibadah rutin setiap pekan.
Keunikan Masjid Kajiwatu menjadikannya salah satu destinasi wisata religi yang menarik di Banyumas. Banyak pengunjung datang untuk mengenal tradisi Islam lokal yang jarang ditemui di daerah lain. Keberadaan masjid ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai sarana edukasi sejarah dan budaya bagi generasi muda Banyumasan.
Penulis;
Febrian Isjamudin Itsar

